Kamis, 05 Desember 2019

Pentingnya Survei Untuk Kemenangan Dalam Pilkada

Oleh : dr. Singgih Widi Pratomo, SH, MH


23 September 2020 Indonesia mempunyai hajatan besar, yaitu Pilkada serentak untuk memilih Gubernur - Wakil Gubernur, Bupati - Wakil Bupati, dan Walikota - Wakil Walikota. Memasuki bulan terakhir tahun 2019 dan akan memasuki tahun 2020 para politisi yang akan maju dalam Pilkada serentak 2020 sudah mulai ancang - ancang dan memanasi mesin politiknya, salah satu yang harus menjadi perhatian khusus para balon ( bakal calon ) yaitu survei. Ada 4 hal yang kami sarankan kepada para bakal calon yang harus di survei, yaitu:
1. Survei pemetaan kekuatan politik
2. Survei pemetaan keinginan masyarakat
3. Survei pemetaan mesin politik yang efektif digunakan
4. Survei media yang efektif untuk kampanye

Hasil yang kita dapatkan dari melakukan 4 survei diatas, yaitu:
1. Perkiraan seberapa besar dana yang diperlukan
2. Mengemas pencitraan yang sesuai dan ideal untuk kandidat
3. Mendapatkan informasi untuk bisa mengidentifikasi isu - isu strategis yang sedang berkembang di masyarakat sebagai bahan untuk kampanye
4. Bisa mengetahui besarnya peluang menang sang kandidat

Idealnya survei dilakukan minimal 3 kali, dengan frekuensi waktu:
1. Survei pertama
Dilakukan minimal 1 tahun sebelum pelaksanaan pilkada, harapannya kandidat bisa mengetahui peta politik secara cepat. Ini penting dilakukan untuk bisa mengukur modal dasar yang dimiliki kandidat dan mengukur harapan massa pemilih, dan survei pertama ini digunakan sebagai dasar untuk memasarkan kandidat.
2. Survei kedua
Dilakukan 3 - 4 bulan setelah tim pemenangan bergerak memasarkan kandidat, tujuannya untuk mengetahui seberapa efektif strategi kampanye yang telah dilakukan.
3. Survei ketiga
Dilakukan pada saat kampanye pilkada berlangsung, tujuannya untuk mengetahui seberapa efektif strategi dan upaya pemenangan yang telah dijalankan oleh tim. Sehingga bisa mengukur perkiraan suara yang akan diperoleh kandidat.

Dan yang terpenting dari itu semua adalah:
1. Survei dilakukan secara profesional dan bertanggung jawab
2. Tim Pemenangan yang dibentuk benar - benar profesional dan proporsional
Kemenangan kandidat sangat dipengaruhi oleh tim yang dibentuknya, modal popularitas saja bukan sebuah jaminan atas kemenangan kandidat dalam Pilkada.

0 comments:

Posting Komentar