Rabu, 27 November 2019

Ir. H. Ahmad Nadir Terus Blusukan dari RW ke RW




Ir. H. Ahmad Nadir terus menggaet kalangan milineal, setidaknya mulai bulan Juli sampai menjelang akhir bulan November 2019 ini telah terdata sebanyak 1.424 relawan yang dikenal dengan julukan Kancane Cak Nadir yang berasal dari 712 RW yang tersebar di 18 Kecamatan. Target sampai akhir bulan Februari 2020 di setiap RW di 356 Desa ada relawan Kancane Cak Nadir. 70% relawan yang sudah terdata memang dari kalangan milineal, hal ini dilakukan oleh Ir. H. Ahmad Nadir karena beliau sadar betul masih banyak kalangan milineal yang belum kenal dirinya, hampir 12 tahun Nadir vakum dari panggung politik. Disinggung calon pasangan apakah juga dari kalangan milineal? Nadir menjawab " Yang jelas saya menginginkan pasangan saya yang bisa menambah suara bagi saya, baik itu dari kalangan milineal maupun kalangan senior. Memang sudah banyak masukan dari teman - teman siapa yang cocok untuk menjadi pasangan saya maju dalam Pilkada Gresik 2020, ada beberapa nama dari kalangan milineal. Tetapi yang terpenting memiliki visi misi yang sama, konsisten untuk benar - benar mengabdi kepada masyarakat dan memajukan Kabupaten Gresik".

Langkah politik blusukan yang dilakukan oleh Ir. H. Ahmad Nadir dalam bentuk forum grup diskusi ( FGD ), dengan FGD kita bisa mengetahui betul permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat, dan banyak juga masukan yang diperoleh dari FGD ini, ujarnya. Nadir sadar betul, bahwa permasalahan di setiap desa berbeda - beda, karena itu kita harus turun langsung kepada masyarakat untuk bisa membuat menejemen solusi dan apabila data permasalahan itu didapat dengan baik dan akurat, maka tidak butuh waktu lama untuk mengeksekusi apabila ditakdirkan menjadi Bupati Gresik.

Ditanya apakah Nadir akan maju lewat jalur parpol atau independen, beliau menjawab dengan tegas " ikhtiar terus dilakukan secara istiqomah, sekecil apapun peluang yang ada ". Komunikasi dengan beberapa petinggi parpol baik di tingkat Kabupaten, Wilayah sampai Pusat telah terjalin dengan intens dan lancar. Pengumpulan KTP juga terus berjalan sampai syarat minimal independen tercukupi. Saat ini KTP yang telah terkumpul dari para relawan baru mencapai 35.628 KTP atau sekitar 50% lebih dari syarat minimal independen, saya optimis Februari 2020 syarat minimal independen terpenuhi, adapun endingnya nanti apakah maju lewat jalur parpol atau independen itu hanya masalah kendaraan saja, yang jelas teman - teman relawan saat ini terus bergerak mencari dukungan KTP dan juga melakukan sosialisasi, ujarnya.

Disinggung masalah rekomendasi dari PKB, Nadir hanya tersenyum. Nadir adalah mantan Ketua DPC PKB Gresik dan juga mantan Ketua DPRD Gresik. Saat memimpin PKB Gresik di tahun 2001 usia Ahmad Nadir baru 33 tahun, dan termasuk Ketua Parpol termudah di Gresik, tetapi mampu mendapatkan suara dominan di DPRD Gresik ( 23 kursi ) dari 45 kursi DPRD Gresik dan keluar sebagai parpol pemenang. Ditanya apakah Nadir juga mengejar rekom dari PKB yang bisa memberangkatkan pasangan sendiri? Nadir menjawab " yang jelas sampai saat ini saya ber KTA PKB ".

0 comments:

Posting Komentar