Rabu, 03 Januari 2018

SELAMAT DATANG TAHUN 2018

SELAMAT DATANG TAHUN 2018 ….TAHUN POLITIK….
DAN MENAKAR POLITIK PRESIDEN RI DARI SOEKARNO HINGGA JOKOWI
Image result for foto indonesia dari luar angkasa

Tahun 2018 dikenal dengan tahun politik, akan ada pilkada serentak yang akan diikuti oleh 17 Propinsi, 39 Kota, dan 115 Kabupaten. Pilkada tahun 2018 bukanlah pilkada biasa, melainkan pilkada istimewah. Karena keberhasilan Parpol dalam pilkada 2018 akan menjadi sebuah amunisi dalam menghadapi pileg dan pilpres 2019. Ditahun 2018 suhu politik akan terus memanas, berbagaimacam usaha akan terus dilakukan oleh para elit politik untuk mendapatkan suatu kemenangan. Dan yang diharapkan sebenarnya oleh rakyat Indonesia adalah pemimpin yang bisa membawa Indonesia menjadi negara yang super power, negara yang adil, makmur, rakyat sejahterah dan bahagia, pemimpin yang jujur, bermoral, religious, dan berakhlaq mulia. Itu semua akan bisa kita dapatkan apabila pilkada, pileg, dan pilpres dilaksanakan secara jujur dan adil. Dan rakyat yang memilih tidak dalam tekanan maupun iming – iming uang, tetapi rakyat memilih karena kwalitas kepemimpinannya. Karena itu masyarkat harus lebih tau dan lebih paham apa itu politik, dengan harapan masyarakat bisa secara langsung memberikan konstribusi dalam membangun NKRI.

Politik adalah pembentukandan pembagian kekuasaan dalam masyarakat yang berwujud proses pembuatan keputusan, terkhusus pada negara. Pengertian politik jika ditinjau dari kepentingan penggunanya dimana pengertian politik terbagi atas dua yaitu pengertian politik dalam arti kepentingan umum dan pengertian politik dalam arti kebijaksanaan. Pengertian politik dalam arti kepentingan umum adalah segala usaha demi kepentingan umum baik itu yang ada dibawah kekuasaan negara maupun pada daerah. Pengertian politik Secara Singkat atau sederhana adalah teori, metode atau teknik dalam memengaruhi orang sipil atau individu. Politik merupakan tingkatan suatu kelompok atau individu yang membicarakan mengenai hal-hal yang terjadi didalam masyarakat atau negara. Seseorang yang menjalankan atau melakukan kegiatan politik disebut sebagai "Politikus".Terdapat banyak sekali macam-macam sistem politik yang dikembangkan oleh suatu negara yang ada diseluruh dunia seperti fasisme, komunisme, liberalisme, marxisme, kapitalisme, feminisme, federalisme, demokrasi, globalisme, diktatorisme, fundamentalisme keagamaan, imprealisme, rasisme, oligarki, monarki, libertarianisme, sosialisme, nasionalisme, theoraksi, totaliteralisme. 

Sejak Indonesia berdiri tanggal 17 Agustus 1945 sampai saat ini tahun 2018 kita telah memiliki 7 Presiden dengan karakter politik yang berbeda – beda namun memiliki satu tujuan yaitu demi kemajuan NKRI, Ke-7 Presiden RI pasti memiliki sisi positif dan sisi negative. Apabila sisi positif ke – 7 Presiden ini digabungkan, maka bukan hal yang tidak mungkin NKRI bisa jauh lebih baik dari saat – saat seperti ini. Adapaun sisi positif politik ke - 7  Presiden kita adalah sebagai berikut:




1.      Presiden Soekarno
Ir. Soekarno yang dikenal dengan sebutan Bung Karno adalah seorang Proklamator bersama – sama dengan pejuang lainnya, Bung Karno mendapat julukan the founding father. Kelebihan Bung Karno : Bung Karno seorang pemberani, tegas dan cerdas. Beliau bisa menjadi juru bicara bangsa-bangsa di Asia dan Afrika di tingkat dunia. Beliau tidak canggung dan merasa rendah diri ketika harus bertemu dan berdampingan dengan tokoh-tokoh “kelas dunia” pada masanya seperti John F. Kennedy, Josip Bros Tito, Nehru, Fidel Castro dll. Banyak para pakar yang berpendapat bahwa politik yang dijalankan oleh Bung Karno adalah Politik Nasionalis, Islamisme dan Marxisme, Bung Karno tampak ingin menjadi penengah terhadap ketiga golongan tersebut.

2.      Presiden Soeharto
Jenderal Besar yang terkenal dengan senyum khasnya adalah Presiden terlama di Indonesia, Presiden Soeharto dikenal dengan sebutan bapak pembangunan di era kepemimpinannya. Kelebihan Presiden Soeharto : Berani, tegas dan cerdas. Pada masa jabatan Beliaulah Indonesia bisa mencapai swasembada beras, dimana produksi padi melimpah dan bisa di ekspor ke negara lainnya. Presiden Soeharto dianggap bisa menyatukan seluruh elemen-elemen di TNI/POLRI, sehingga tidak pernah terjadi gesekan antar angkatan. Di awal-awal masa jabatannya sampai akhir kejatuhannya, Soeharto bisa “menggenggam” seluruh elemen dalam pemerintahan dalam “satu tangan” dengan menerapkan sistim “sentralisasi” dalam pemerintahannya. Jaman pemerintahan Presiden Soeharto ada : ABRI masuk desa, Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila, Program Keluarga Berencana, Temu Tani dan Kelompencapir di TVRI. Yang kesemuanya itu sudah punah sejak orde reformasi dimulai.

3.      Presiden B.J. Habibi
Presiden yang terkenal dengan ke geniusannya dengan predikat lulusan terbaik di Jerman adalah merupakan Wakil Presiden di zaman Presiden Soeharto, dan beliaulah yang melanjutkan estafet kepemimpinan Presiden Soeharto pasca lengser dari kursi Kepresidenan. Kelebihan Prof.Dr.Ing. Baharuddin Jusuf Habibie adalah : Cerdas. Mungkin pada saat itu hanya Beliau-lah satu-satunya orang Indonesia yang bisa merancang / membuat pesawat terbang, karena pada saat itu banyak orang Indonesia yang kuliah tehnik di luar negeri tapi cuma mengambil jurusan tehnik mesin dan tehnik sipil (bangunan).  Beliau juga dikenal luas di kancah dunia internasional.  Koleganya banyak baik di dalam maupun di luar negeri.  Beliau bisa menyelenggarakan Pemilu yang bersih, jujur dan adil hanya dalam waktu singkat, dalam kondisi negara yang kacau dan banyak orang yang tidak mempercayainya HEBAT!!!



4.      Presiden Abdurrahman Wahid
Terlahir sebagai cucu dan anak dari Kiai kondang ditanah air membuat namanya sangat dihormati dikalangan para santri, hobinya yang suka membaca akhirnya membawa pola pikirnya lebih mengarah ke sekuler dan pro barat. Karena pola pikir beliaulah sehingga beliau seringkali ditentang oleh partai – partai Islam dan partai yang mendukungnya saat Pilpres di era reformasi. Kelebihan Presiden K.H.Abdurrahman Wahid adalah : Pada masa pemerintahannya Pers dan Media mendapatkan “kebebasannya”, Demonstrasi juga di bolehkan asal tidak anarkis dan tetap mematuhi rambu-rambu hukum yang berlaku.  Juga diadakan persamaan hak dan kedudukan antara orang pribumi dan keturunan bangsa lain yang sudah menetap di Indonesia.  Tahanan Politik dan Narapidana Politik di bebaskan dan nama mereka di rehabilitasi, serta Konghucu diakui sebagai agama resmi yang ada di Indonesia.

5.      Presiden Megawati
Putri dari Sang Proklamator Bung Karno akhirnya bisa mengikuti jejak langkah sang ayah menjadi pemimpin negara, Wakil Presiden di era Gus Dur ini akhirnya menjadi penerus estafet kepemimpinan pasca lengsernya Presiden K.H.Abdurrahman Wahid dari kursi Presiden.  Kelebihan Ibu Megawati adalah :  Presiden wanita pertama Republik Indonesia.  Dan juga sebagai Icon utama PDI-P yang takkan tergantikan, terlebih  lagi karena Beliau ini putri kandung  Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno.  Dimasa jabatannya-lah Indonesia mulai melirik Russia sebagai pemasok peralatan militer TNI, khususnya pengadaan Pesawat Tempur Sukhoi 27 untuk TNI-AU, Helikopter MI 35 untuk TNI-AD dan Tank amfibi BTR 90 untuk Korps Marinir TNI-AL.  Amerika dan Inggris jadi seperti “kebakaran jenggot” gara-gara kebijakan Pemerintahan Presiden yang satu ini.

6.      Presiden Jenderal Prof.Dr. Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden yang tampak gagah dan bijaksana ini merupakan putra asli Pacitan Jawa Timur,menantu dari Jenderal Sarwo Edi ini adalah seorang Menteri di era Presiden Gus Dur dan Presiden Megawati.  Kelebihan Beliau : Ramah dan cerdas. Itu sudah dibuktikan oleh Beliau dengan menjadi Lulusan terbaik AKMIL 1973 dan meraih gelar Doktor dalam ilmu politik.  Dimasa Pemerintahan Beliau-lah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka bisa tercapai kesepakatan damai.  Daerah Aceh tidak lagi jadi target operasi militer, walaupun sempat rusak karena musibah gelombang tsunami tahun 2004, namun lambat laun kehidupan rakyat Aceh bisa tertata rapi dengan aman dan damai.  Tak bisa dipungkiri, Beliaulah “juru damai” Aceh.

7.      Presiden Ir. Joko Widodo
Presiden dengan slogan kerja…kerja…dan kerja ini merupakan satu – satunya Presiden Indonesia yang mengawali karir dari daerah, mulai dari Wali Kota, Gubernur hingga Presiden hanya ditempuh dalam kurun waktu kurang dari 10 tahun, sesuatu yang sangat fenomenal dan luar biasa. Kelebihan Presiden Jokowi adalah:, Pemerintahan Jokowi telah bekerja dengan 'full speed' untuk membenahi permasalahan di Indonesia. “Pada dasarnya keberhasilan pemerintah yang paling menonjol dan terlihat secara kasat mata adalah pembangunan infrastruktur secara masif di seluruh Tanah Air. Pembangunan, jalan tol, bandara, pelabuhan dan lain-lain jelas terlihat fisiknya dan dirasakan dampak ekonominya secara instan, pembangunan infrastruktur transportasi darat seperti jalan tol dan pembangunan bandara di beberapa kota yang bisa dikatakan tidak terlalu besar tentu menjadi kabar gembira bagi dunia usaha. Sebab, biaya untuk distribusi barang tentu menjadi lebih murah dan efisien. Sontak ekonomi daerah yang dibangun atau dilalui pembangunan infrastruktur menjadi terbuka dan menggeliat. Disamping itu politik pamungkas Presiden Jokowi adalah Politik Blusukan dan Makan siang, dengan cara seperti itulah membuat rakyat merasa lebih dekat dengan pemimpinnya.


Semoga dengan adanya kelebihan – kelebihan politik yang dimiliki oleh para Presiden RI, kita bias menyatukannya dan menjadi kekuatan besar dalam membangun NKRI. Selamat memilih pemimpin masa depan… Pemimpin untuk Indonesia jaya…. ( SWP GRS )